LAINNYA

SEKRETRARIS DAERAH KABUPATEN FAKFAK MENJABAT PELAKSANA TUGAS HARIAN BUPATI FAKFAK

KominfoStaper.go.id– Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak secara resmi menjabat Pelaksana tugas harian Bupati Fakfak bertepatan dengan berakirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak  periode 2016 – 2021,  yang berakir tanggal 24 Maret 2021 dalam suatu acara  serah terima tugas Kepala Daerah   dari  Bupati Fakfak DR.Drs. Mohammad Uswanas, MSi dan  Ir. Abraham Sopaheluwakan MSi, kepada  Sekretaris  Daerah Drs. Alibaham Temongmere, MTP, ditandai dengan Penandatanganan Berita  Acara,  berlangsung Rabu, 24 Maret 2021 bertempat di  Gedung  Winder Tuare  Fakfak.

Penyerahan Nota Pelaksana tugas  Kepala Daerah tersebut  berdasarkan  surat Menteri Dalam  Negeri Nomor 120/738/OTDA/, perihal Penugasan Pelaksana harian (Plh) Kepala Daerah tanggal 3 Februari 2021 dan Radiogram Gubernur Papua Barat Nomor 131/07/GPB/2021 tentang Penunjukan Sekretaris Daerah sebagai Pelaksana tugas harian Bupati Fakfak untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati Fakfak sampai dengan dilantiknya Bupati Fakfak terpilin.

Dalam sambutan singkatnya Bupati Mohammad Uswanas menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf  kepada  semua pihak  yang  telah memberikan  dukungan  selama menjabat Bupati bersama Wakil  Bupati periode pertama Donatus Nembitkendik dan Abraham Sopaheluwakan di Periode kedua,  Sehingga pelaksanaan tugas  dapat berjalan dengan baik. “Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak, lebih-lebih Forkompimda, pak Danrem, juga Perbankan serta Instansi Vertikal di Kabupaten Fakfak atas kerjasama, koordinasi, komunikasi selama ini sehingga kita mampu melaksanakan berbagai hal terkait dengan tugas pokok pelaksanaan Pemerintahan, Pembangunan nasional, juga pembinaan kemasyarakatan, selama  dalam pergaulan sehari-hari ada hal-hal  yang kurang berkenan sekali lagi  atas nama kelurga dan pribadi, saya maupun  pak Abraham Sopaheluwakan  wakil Bupati dan keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada kita semua,  Ucap Bupati”

Ucapan terima kasih  dan apresiasi serta permohonan maaf yang sama juga disampaikan kepada, para  kepala OPD beserta staf  yang telah banyak memberikan dukungan, selama kepemimpinannya.

Pada kesempatan tersebut  Bupati Fakfak 2016-2021 Mohammad Uswanas juga menghimbau  kepada seluruh masyarakat kabupaten Fakfak untuk mendukung  Bupati dan Wakil Bupati terpilih Untung Tamsil,  S.Sos, MSi  dan Yohana Dina Hindom, MM    “ Saya bersama pak Bram siap untuk mendukung beliau berdua (Pak Untung dan Ibu Yohana) sampai  selesai tugas dengan baik, karena harapan besar masyarakat  di pundak Bupati dan Wakil Bupati (Pak Untung dan Ibu Yohana )  ujar Mohammad Uswanas”

Sementara  Plh.Bupati Fakfak  Drs Alibaham Temongmere, M.TP  dalam sambutannya mengatakan  ”Kita harus berani dan jujur mengakui  selama kepemimpinan Bupati Fakfak  DR.Drs. Mohammad Uswanas, MSi selama dua periode  begitu banyak pembangunan yang telah berhasil dilaksanakan dan bermanfaat untuk orang banyak,  dan beliau telah meletakkan Fondasi yang kokoh bagi kelanjutan pembangunan kabupaten Fakfak kedepan,  saya selaku Pelaksana tugas harian Bupati Fakfak akan melaksanakan program-program tersebut sampai dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2021 – 2024”,  ujar  Ali Baham Temongmere,

Dikatakan pula, ada tiga tugas pokok selaku Pelaksana harian Bupati  Fakfak, yaitu melaksanakan tugas sehari-hari Bupati, melaporkan tugas-tugas kepada Gubernur Papua Barat, dan tidak melakukan kebijakan  kebijakan yang sifatnya Strategis berdampak pada Hukum dan perombakan Organisasi Kepegawaian dan alokasi anggaran, tegas Ali Baham .

Alibaham juga berharap dukungan penuh dari Forkompimda,dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Fakfak untuk menjalankan roda pemerintahan, melanjutkan kegiatan-kegiatan  yang telah diprogramkan dan selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dari Karas Pulau Tiga hingga Wamosan.

 Acara Serah terima  Nota Tugas Pelaksana harian Bupati Fakfak  tersebut beralangsung dengan Khidmad dan tertib disaksikan Ketua Pengadilan Negeri Fakfak dan dihadiri  antara lain; Forkompimda,  Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD , Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan undangan lainnya. (DiskominfoStaper)  

Instansti Vertikal di Kabupaten Fakfak atas koordinasi, Komunikasi terkait dengan tugas pokok pelaksanaa para  Kepala Dinas/Kepala OPD dan selu  yang telah mendukungnya selama melaksanakan tugas  Bupati bersama  Wakil Bupati  Donatus Nembitkendik di periode pertama dan Wakil Bupati Abraham Sopaheluwakan di periode kedua.

Sementara Sekretaris Daerah Alibaam Temongmere dalam sambutannya menyampaikan

penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan atas dukungan dan kerjasama ForkoPresiden RI Bapak Jokowi menegaskan kepada para pengusaha baik asing maupun lokal, agar selalu melibatkan para UMKM dimanapun berada . Bentuk kemitraan tersebut diperlukan UMKM untuk tumbuh Kompetitif dan turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

“Kemitraan UMKM dengan usaha besar ini sangat penting agar UMKM bisa masuk dalam rantai global, meningkatkan peluang UMKM untuk naik kelas dan meningkatkan kualitas usaha UMKM lebih kompetitif”,ujarnya.

Kepala Negara memastikan akan terus berupaya membangun ekosistem yang kondusif agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM terus berkembang yakni dari yang semula melibatkan 196 UMKM dan 56 perusahaan besar dari dalam dan luar Negeri dengan nilai investasi sebesar Rp. 1,5 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta jajaran terkait untuk dapat menjamin agar kontrak kerja yang ditandatangani sejumlah pihak tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Langkah pertama yang dapat dilakukan ialah dengan memastikan kerjasama tersebut berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, kepala badan koordinasi penanaman modal (BKPM) Bahalil Lahadalia menyampaikan kerjasama ini merupakan implementasi tujuan investasi yang berkualitas dan inklusuf. Investasi yang berkualitas dan inklusif meliputi antara keseimbangan investasi yang ada di pulau Jawa dan luar pulau Jawa.

Bahlil juga menuturkan bahwa kemitraan akan memberikan dampak ganda kepada masyarakat lokal dengan hadirnya investasi di daerahnya. Bagi UMKM itu sendiri manfaat yang dirasakan akan memacu kualitas produk serta membuka peluang UMKM untuk naik kelas.

Kegiatan ini pun, sambungnya, sebagai wujud nyata penerapan UU 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada pasal 90 yang menyatakan bahwa setiap Pemerintah Daerah atau pusat dengan kewenangannya wajib memfasilitasi kemitraan usaha menengah, usaha besar, kecil dan mikro dalam rantai pasok yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan level usaha.

Bahlil juga dalam kesempatan ini juga meminta kepada para Gubernur, Bupati dan Walikota dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) se- Indonesia, kiranya apabila ada investasi yang masuk harus melibatkan UMKM. (SW/Diskomifostaper).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close